Pengurus LDK MPM Unhas Torehkan Prestasi di Bidang Karya Tulis

mpmunhas.orgAlhamdulillah, pengurus Unit Kegiatan Mahasiswa Mahasiswa Pencinta Mushalla Universitas Hasanuddin (UKM LDK MPM Unhas) kembali menorehkan prestasi, khususnya di bidang karya tulis.

Mahasiswa tersebut adalah Fathul Khair Tabri, mahasiswa jurusan sastra arab angkatan 2014 dan Rama Batara Putra, mahasiswa jurusan peternakan angkatan 2014. Fathul merupakan anggota Departemen Pengembangan dan Media Informasi (DPMI) LDK MPM Unhas dan Rama merupakan pengurus Lembaga Dakwah Mushalla An-Nahl Peternakan Unhas.

Keduanya meraih juara satu dalam Lomba Esai Tingkat Nasional (Leon) yang diadakan oleh Badan Riset Ilmu Sosial (Basis) Universitas Brawijaya yang berlangsung pada tanggal 13-15 Oktober lalu di Malang, Jawa Timur. Kegiatan tersebut mengangkat tema Pemanfaatan Kearifan Lokal Menuju Indonesia Mandiri.

Kedua mahasiswa tersebut mempresentasikan karya tulis berjudul “Sulo Lagaligo Education : Inovasi Pendidikan Sadar Budaya Terhadap Generasi Muda dalam Meningkatkan Kecintaan Naskah Lontaraq Sulawesi Selatan”. Berangkat dari keprihatinan terhadap generasi muda sekarang yang sudah menjauh dengan kearifan lokal khususnya dunia pernaskahan lontaraq yang melatarbelakangi karya mereka.

Fathul selaku ketua tim sangat bersyukur atas torehan yang ia capai dalam event ini. Dibawah bimbingan Haeruddin S.S, M.A yang merupakan Sekertaris Departemen Jurusan Sastra Arab dan dengan persiapan kurang lebih satu bulan essai tersebut bisa bersaing dengan 14 tim dari berbagai universitas lain.

“Saya betul-betul kaget dan terharu, ndak nyangka sama sekali sekali kurasa bisa juara satu di event ini,” ungkap mahasiswa kelahiran 12 April 1996 ini. Beliau menambahkan pengumpulan materi berupa data menjadi kendala dalam menyelesaikan karya tulisnya.

Rasa syukur dan bahagia juga dirasakan Rama atas keberhasilan di event ini. “Alhamdulillah atas izin dan hidayah karunia dari Allah kami berhasil meraih juara 1 pada event Lomba Essai Nasional di Universitas Brawijaya,” kata beliau.

“Kami merasa bahwa semua yang terjadi dalam hidup kami tidak lepas dari skenario Allah dan kami berharap semoga teman-teman aktivis dakwah juga termotivasi untuk ikut dalam kegiatan yang bermanfaat selain untuk mendapatkan prestasi juga sebagai sarana kita dalam berdakwah mengenalkan Agama Allah kepada Masyarakat,” pesan Abudzar, panggilan akrab Rama. (rdp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *